Salam hangat trader Indonesia,
Pertama tama, kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan anda kepada FXOpen. Berkat feedback dan masukan anda, FXOpen Investments Inc. kini adalah salah satu broker forex terbesar di dunia dengan pertumbuhan yang sangat baik, dengan lebih dari 217.000 akun aktif dan volume transaksi lebih 65 milyar USD per bulannya.
Sebagai bagian dari perbaikan layanan kami, kami memperkenalkan platform trading ECN MetaTrader 4 (MT4) yang pertama di dunia. Langkah ini adalah sebuah revolusi di dunia Forex trading, kesuksesan dan superioritas teknologi kami ini diakui oleh semua partisipan pasar.
Berikut adalah perkenalan dan panduan platform inovatif kami.
Pertama-tama, beberapa patah kata tentang trading ECN: ECN adalah singkatan dari Electronic Communications Network. Sehubungan dengan pasar Forex yang tidak teregulasi, tidak ada central exchange untuk Forex, dan trading dilakukan dalam pasar OTC (Over The Counter). Trading ECN memberikan anda akses langsung ke pasar Forex (pasar interbank) dimana anda dapat trade dengan trader lain, dan order anda akan ditampilkan di market secara real time dan dapat dilihat oleh trader lain, yang juga dapat melakukan order, dan jika terjadi sebuah kecocokan harga, maka terjadilah sebuah transaksi.
ECN adalah sebuah lompatan dalam trading Forex, membawa pasar Forex menjadi lebih mirip dengan model perdagangan saham. Hingga saat ini, FXOpen adalah broker yang pertama sukses mengintegrasikan trading ECN ke dalam platform trading yang paling familiar, yaitu MetaTrader 4 (MT4)
Panduan platform MT4 ECN FXOpen:
Apa itu spread?
Lingkungan ECN menggunakan istilah "difference" atau DAB dan tidak menggunakan istilah spread. DAB adalah perbedaan harga antara harga ASK terbaik dan harga BID terbaik. DAB bersifat tidak tetap. FXOpen menyediakan pricing ECN asli yang dimana client akan melihat harga ASK terbaik dan harga BID terbaik. Harga tersebut berasal dari provider likuiditas yang berpartisipasi dalam pool likuiditas ECN kami dan juga dari para trader. FXOpen tidak memanipulasi atau menambah pips pada harga BID maupun ASK.
Apa itu Depth of market?
Adalah sebuah ukuran besar volume yang tersedia untuk sebuah transaksi instrumen tertentu di waktu tertentu. Harga BID terbaik dan ASK terbaik ditampilkan dalam tabel, dengan informasi jumlah yang tersedia yang dapat dibeli atau dijual.
Level 2 quotes
Data market dasar (yang tersedia pada lingkungan Demo) juga biasa disebut sebagai "level 2 quotes" (atau "orders book"), dan juga menyediakan informasi berikut:
- Bid price: Harga terbaik dimana trader mau menerima transaksi jual.
- Bid Volume: Jumlah lot yang tersedia pada harga BID
- Ask price: Harga terbaik dimana trader mau menerima transaksi beli.
- Ask Volume: Jumlah lot yang tersedia pada harga ASK
Market depth menampilkan order yang sekarang berada di pasaar. Jika terjadi kecocokan antara 2 order (order jual dan beli pada harga yang sama), maka order akan filled dan akan hilang dari market depth dan tercatat sebagai histori trade.
Data market tambahan, tersedia di lingkungan Live trading, juga biasa disebut "level 2 market data" (atau "orders book"), dimana depth of market diperlukan untuk trade menggunakan sistem trading yang mengikuti arus order, seperti sistem scalping atau sistem yang berbasis volume, menyediakan informasi berikut:
- Highest Bid prices: 5 harga terbaik dimana trader mau menerima transaksi jual
- Bid Volumes (dalam juta USD): Ketersediaan pada tiap level harga
- Lowest Ask prices: 5 harga terbaik dimana trader mau menerima transaksi beli
- Ask Volumes (dalam juta USD): Ketersediaan pada tiap level ASK terendah

Level 2 market data
Ada beberapa tipe order yang dapat anda gunakan pada platform MT4 ECN FXOpen untuk mengontrol dan memonitor trade anda secara efektif. Stop Loss, Take Profit, Limit, Stop, dan Market Order. Semuanya tersedia bagi client FXOpen.
Limit Orders
Tipe order ini memungkinkan anda untuk mengontrol harga yang dimana posisi anda akan dibeli atau dijual. order Buy Limit hanya dapat dieksekusi pada harga Limit, atau lebih rendah, dan sebuah order Sell Limit hanya dapat dieksekusi pada harga Limit, atau lebih tinggi. Hal tersebut berarti, jika order anda akan filled, maka order tersebut akan filled pada harga yang anda indikasikan atau lebih baik. Jika anda melakukan Market Order, anda tidak bisa mengontrol harga dimana order anda akan filled. Pricing ECN asli berarti anda akan melihat harga ASK dan BID terbaik, dimana mereka akan tampil secara real time dari klien atau provider likuiditas yang berpartisipasi dalam ECN. Prinsip dari Limit Order ECN:
Harga BID terendah atau lebih rendah untuk Short (Sell) Limit Order, dapat lebih rendah dari harga ASK terendah, dengan kata lain, berada di dalam DAB (perbedaan antara harga ASK terbaik dengan harga BID terbaik)
Harga ASK tertinggi atau lebih tinggi untuk Long (Buy) Limit Order, dapat lebih tinggi daripada harga BID tertinggi, dengan kata lain, di dalam DAB (perbedaan antara harga Ask terbaik dengan harga BID terbaik)
Saat volatilitias tinggi, Limit Order atau Take Profit, walaupun jika di-set pada level harga Bid atau Ask terbaik, dapat tidak tereksekusi karena market sudah bergerak. Sebagai contoh, sebua Buy Limit Order yang diletakkan pada harga Ask terbaik, tetapi harga berubah arah secara cepat, Buy Limit Order tersebut tidak akan tereksekusi dan akan menjadi pending hingga harga kembali atau order tersebut diubah.
Broker ECN menyalurkan Limit Order klien mereka ke marketplace. Partisipan dari ECN dapat melihat semua Limit Order dan Take Profit di tabel Market Depth
Contoh: Seorang klien ingin meletakkan Buy Limit Order AUD/NZD pada 1.24200 dengan volume 7 lot standard (lihat gambar 1). DAB saat order tersebut adalah Bid - 1.24170 dan Ask - 1.24230 (lihat Depth of Market pada gambar 1). Setelah Buy Limit Order tersebut sukses - 1.24200 dengan volume 700000 AUD akan menjadi harga BID terbaik (lihat Depth of Market gambar 2), yang berarti Buy Limit Order tersebut telah masuk dalam Order Book ECN.

Gambar. 1.

Gambar. 2.
Stop Loss dan Take Profit dapat dipasangkan pada sebuah Limit order (lihat gambar 3). Setelah sebuah Limit Order ter-trigger, Stop Loss dan Take Profit akan otomatis terpasang pada posisi yang terbuka. (lihat gambar 4).

Gambar. 3.

Gambar. 4.
Limit Order akan menginformasikan volume dari klien yang hendak melakukan Buy atau Sell pada waktu tertentu. Pada saat volatilitas tinggi atau likuditas rendah, Limit Order dapat tereksekusi secara parsial. Hal ini berarti posisi tersebut akan filled secara penuh atau parsial jika harga telah sesuai, sisanya akan ditampilkan di market hingga harga sesuai dengan order.
Contoh: Klien meletakkan Buy Limit Order AUD/NZD di 1.24227 dengan volume 30 lot standard. Perhatikan jurnal berikut (gambar 5)

Gambar. 5.
Buy Limit Order tereksekusi secara parsial karena pada saat market menyentuh harga limit, volume di pasar tidak mencukupi untuk memenuhi order 30 lot. Sebuah Buy Limit Order dengan volume 30 lot ditampilkan di market dan secara bertahap filled melalui 7 order. Order tersebut cocok dengan order partisipan lain pada harga limit, lihat gambar 6.1 - Trade, dan 6.2 - Account History

Gambar. 6.1

Gambar. 6.2
Margin Trigger:
Broker ECN menyalurkan Limit Order klien mereka ke marketplace akan menyebabkan hal seperti pada gambar 7. Saat sebuah limit order diletakkan pada Marketplace, klien harus menyediakan margin untuk posisi. Namun, bila pada saat dimana harga Limit Order ter-trigger dan margin tidak cukup, maka posisi tersebut akan ter-trigger dan otomatis ter-tutup sesuai dengan prosedur Stop Out. Semua klien diharapkan memonitor akun trading mereka dengan baik untuk mencegah situasi ini.
Berikut anda bisa melihat Log untuk situasi dimana harga Limit Order ter-trigger dan margin tidak cukup.

Sell Limit 30 Lot GBP/USD dibuka pada 07:38:09 waktu server (lihat log jurnal diatas).

Gambar. 7.
Akun trading otomatis ter-kredit oleh sistem - Credit In $60 467.09 - karena pada saat dimana harga Limit Order ter-trigger margin tidak cukup, maka setelah Sell Limit terbuka, kredit akan ditarik - Credit Out -$60 467.09.
Order Sell Stop atau Buy Stop
Sebuah pending order akan menjadi market order apabila level harga tertentu telah tercapai. Sebuah stop order diletakkan dibawah harga market dari currency tersebut untuk posisi Short (Sell) dan diatas untuk posisi Long (Buy). Jika harga mencapai harga Sell Stop atau Buy Stop, posisi akan terbuka secara otomatis pada harga market sekarang, seperti pada eksekusi Market Order. Harga dimana Stop Sell atau Buy dieksekusi bisa tidak sama dengan harga yang anda set. Hal ini dapat terjadi pada saat market bergerak cepat dimana harga lebih volatil
Stop Loss dan Take Profit dapat dipasangkan pada pending order.
Contoh Stop Order

Gambar. 1. Pending Buy Stop Order
Harga Market: Bid - 1.24460, Ask – 1.24490
Order Price Level: 1.24523 harus diatas Ask dari harga market sekarang. Bila harga mencapai level harga order, posisi akan terbuka secara otomatis pada harga market sekarang, seperti pada eksekusi Market Order.
Stop Loss: 1.24512 harus dibawah level harga order. Jika harga mencapai level Stop Loss, posisi akan tertutup secara otomatis pada harga market sekarang, seperti pada eksekusi Market Order.
Take Profit: 1.24531 harus diatas level harga order. Jika harga mencapai level Take Profit, posisi akan tertutup secara otomatis pada harga Take Profit atau lebih baik seperti pada eksekusi Limit Order

Fig. 2. Pending Sell Stop Order
Harga Market: Bid - 1.24420, Ask – 1.24485
Order Price Level: 1.24409 harus dibawah Bid dari harga market sekarang. Bila harga mencapai level harga order, posisi akan terbuka secara otomatis pada harga market sekarang, seperti pada eksekusi Market Order.
Stop Loss: 1.24450 harus diatas level harga order. Jika harga mencapai level Stop Loss, posisi akan tertutup secara otomatis pada harga market sekarang, seperti pada eksekusi Market Order.
Take Profit: 1.24395 harus dibawah level harga order. Jika harga mencapai level Take Profit, posisi akan tertutup secara otomatis pada harga Take Profit atau lebih baik seperti pada eksekusi Limit Order
Market Order
Market Order adalah order yang memungkinkan anda memenuhi order anda dengan cara tercepat. Anda dapat mengharapkan order anda akan hampir selalu filled, namun pada harga yang mungkin tidak terbaik yang anda inginkan. Saat harga volatil, gap antara harga yang anda lihat saat anda melakukan order dengan harga yang anda didapatkan order anda bisa cukup lebar, namun bila market bergerak cepat, ini adalah satu-satunya opsi untuk memenuhi order anda sebelum market bergerak lebih jauh.
Contoh, jika anda klik tombol Market Buy atau Market Sell, anda dapat mengharapkan order akan filled pada harga market yang ditradingkan saat partisipan lain mendapatkan order anda. Harga ini mungkin tidak sama dengan saat anda mengirim order. Hal ini dipengaruhi dari volume yang tersedia di pasar saat order anda diproses. Untuk menyediakan eksekusi terbaik kepada klien, sistem akan mencocokan order klien dengan order lain dan melakukan eksekusi dalam sebuah blok atau dalam beberapa transaksi yang lebih kecil.
Contoh: Klien 1 ingin short 400,000 GBP/JPY dengan market order, namun saat ini hanya ada 1 pembeli yang sudah meletakkan order dengan volume 300,000 GBP/JPY pada 1.5876 dan pembeli lain memiliki order dengan volume 200,000 GBP/JPY pada 1.5878. Posisi klien 1 akan tereksekusi 400,000 GBP/JPY pada harga 1.5877 karena:
(200000*1.5878 +200000*1.5876(sebagian dari 300000 pada 1.5876)) / 400000=1.5877.
Contoh Membuka Market Order

Gambar. 1.
Mohon diperhatikan bahwa "Notice! At order by market execution, the price will be quoted by dealer.” tidak sesuai dengan modul ECN. Karena tidak ada dealer pada sistem ECN.
Saat klien menggunakan "Market Execution" untuk membuka posisi, klien tidak dapat mengatur Stop Loss dan Take Profit pada saat order. Klien dapat mengatur Stop Loss dan Take Profit pada order yang sudah terbuka. Seperti yang anda lihat seperti gambar .1, Harga terbaik untuk posisi Short GBP/USD adalah 1.62875 untuk volume hingga 10 lot standard. Klien ingin membuka 7 lot GBP/USD dan untuk membuka posisi tersebut, klien meng-klik tombol "Sell by Market"
Open Market Order Confirmation

Gambar. 2.
Setelah eksekusi Market Order, layar akan menampilkan konfirmasi (lihat gambar 2). Dapat diperhatikan bahwa order tersebut tereksekusi sesuai dengan volume yang diinginkan, 7 lot, pada 1.62884, dimana 0.00009 lebih bagus daripada price di jendela Quotes pada saat order direquest. Sistem akan secara otomatis mencocokan order sell dengan harga dari klien lain atau provider likuiditi yang berpartisipasi di marketplace setelah klien memulai Market Order. Hal tersebut dapat terjadi pada kedua arah, tergantung dari likuditas pada marketplace.
Pada jurnal, klien dapat melihat log dari pembukaan posisi:
- 1. 2009.06.25 05:30:42 '2625': order sell market 7.00 GBPUSD sl: 0.00000 tp: 0.00000
- 2. 2009.06.25 05:30:42 '2625': request was accepted by server2009
- 3. 2009.06.25 05:30:42 '2625': request in process
- 4. 2009.06.25 05:30:43 '2625': order was opened : #267378 sell 7.00 GBPUSD at 1.62884 sl: 0.00000 tp: 0.00000
Close Market Order

Gambar. 3.
Seperti yang anda lihat pada gambar 3, harga terbauk untuk menutup posisi Short adalah 1.63075 dengan volume 18 lot standard. Untuk menutup posisi, klien meng-klik "Close #... sell 7.00 GBPUSD by Market" (tombol yang berwarna kuning)
Close Market Order Confirmation

Gambar. 4.
Setelah Close Market Order tereksekusi, layar akan menampilkan konfirmasi (lihat gambar 4). Dapat diperhatikan bawa order tersebut tereksekusi sesuai dengan volume yang diinginkan, 7 lot pada 1.63074, dimana 0.00001 lebih jelek dibanding harga pada jendela Quotes pada saat close order direquest. Sistem akan secara otomatis mencocokan closing sell dengan harga dari klien lain atau provider likuiditas pada marketplace. Klien dapat melihat log dari penutupan posisi di jurnal (lihat gambar 4)
Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP)
Order Stop Loss dan Take Profit dapat dipasangkan pada pending order atau posisi yang sudah terbuka. Setelah pending order ter-trigger, maka Stop Loss dan Take Profit yang di-input, akan secara otomatis dipasangkan pada order yang terbuka tersebut.

BUY LIMIT ORDER – STOP LOSS and TAKE PROFIT available for set up.
Stop Loss
Order ini digunakan untuk meminimalisir kerugian, saat harga sebuah instrumen bergerak ke arah yang kurang menguntungkan. Jika harga mencapai ke level yang telah ditentukan, maka posisi akan ditutup secara otomatis pada harga market sekarang, seperti pada eksekusi Market Order. Harga dimana Stop Loss anda dieksekusi mungkin bisa tdak sama dengan harga yang sudah anda tentukan. Bila order Stop Loss jatuh pada level dimana terjadi gap, maka order akan tereksekusi pada quote sesuai yang ditampilkan pada Price Flow saat Price Gap berakhir. Klien dapat meletakkan Stop Loss hanya pada order yang sudah terbuka atau pending order (Limit atau Stop Order). Jika level order Stop Loss ditentukan sangat dekat dengan harga open pending order, hal tersebut dapat menyebabkan posisi terclose sesegera mungkin setelah posisi tersebut dieksekusi dari pending order. Terminal akan men-cek posisi Long dengan harga Bid untuk melaksanakan order, dan harga Ask untuk posisi Short
Take Profit
Order Take Profit digunakan untuk menutup trade dalam kondisi profit dimana harga sebuah instrumen telah mencapai level tertentu. Eksekusi dari order ini bekerja seperti eksekusi limit order. Take Profit akan ditutup pada level yang telah ditentukan atau lebih bagus, namun pada saat likuiditas rendah, akan terjadi kemungkinan partial fill, yang menyebabkan sebagian dari trade akan tetap terbuka. Klien dapat meletakkan Take Profit hanya pada order yang sudah terbuka atau pending order (Limit atau Stop Order). Terminal akan men-cek posisi Long dengan harga Bid untuk melaksanakan order, dan harga Ask untuk posisi Short.
Penting:
- Stop Loss dan Take Profit hanya dapat dieksekusi saat posisi sudah terbuka, dan tidak dieksekusi posisi yang masih pending (pending order);
- Chart pada terminal MetaTrader adalah harga BID. Namun, ada opsi untuk melihat harga Ask pada chart tertentu. Untuk melihat harga Ask terakhir yang sedang berjalan, nyalakan opsi "Show Ask Line" pada setting terminal.
|
FXOpen ECN Marketplace |
FXOpen Market Maker |
Details |
| CLIENT ANONYMITY |
YES |
NO |
Saat order dikirim ke ECN, tidak ada data akun yang disertakan. |
| ORDER MATCHING |
YES |
NO |
ECN mencocokan order anda dengan klien lain, bank, dan partisipan lain. |
| RE-QUOTES |
NO |
YES |
ECN tidak memiliki requote, Market Order akan memenuhi order anda dengan harga market terbaik yang tersedia; slippage tidak bisa dikontrol pada Market Order |
| DEPTH OF MARKET DISPLAY |
YES |
NO |
ECN memungkinkan klien melihat Market Depth |
| PENDING ORDER LIMITATIONS |
NO |
YES |
ECN memungkinkan limit order diletakkan dalam spread. |
| TRADING ECONOMIC RELEASES |
Tergantung dari partisipan |
YES |
Anda akan mendapat re-quote saat data ekonomi dirilis pada account Market Maker, di ECN, anda akan bergantung pada partisipan yang akan menyediakan likuiditas. Kondisi pasar yang tidak liquid dapat terjadi pada saat rilis. |
| VOLUME AVAILABLE AT REQUESTED PRICE |
NO |
YES |
ECN akan memiliki volume yang bervariasi tergantung dari harga. Sebagai Market Maker, FXOpen akan selalu memenuhi order anda pada harga yang diminta selama market masih trade di harga tersebut. |
Jika anda memiliki pertanyaan mengenai platfor ECN, silakan kontak kami.
FXOpen Investments Inc. adalah salah satu broker forex terbesar di dunia dengan pertumbuhan yang sangat baik, dengan lebih dari 217.000 akun aktif dan volume transaksi lebih 65 milyar USD per bulannya.